2 tahun yg lalu

Kapolda Bali: tingkat kerawanan pemilu masuk kategori rawan sedang

Denpasar (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Polisi Ida Bagus Kade Putra Narendra menyebutkan tingkat kerawanan pemilihan umum di Bali masuk dalam kategori rawan sedang.

"Berdasarkan Indeks Potensi Kerawanan Pemilu (IPKP) yang ditetapkan oleh Mabes Polri, Provinsi Bali termasuk dalam kategori wilayah rawan sedang dengan skor 38,80 persen," kata Kapolda Bali Kade Narendra dalam kegiatan kunjungan kerja Kapolda Bali dan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu Tahun 2023-2024 di Aula Kanya Badra Paramartha, Polres Karangasem, Jumat.

Kade Narendra mengatakan dalam rangka mengamankan rangkaian tahapan pemilu serentak Tahun 2024, selaku Kapolda Bali dirinya telah mengeluarkan 10 commander wish sebagai pedoman bagi personel dalam melaksanakan berbagai tugas, salah satunya yaitu mengamankan rangkaian Pemilu Tahun 2024 dengan memantapkan netralitas Polri dalam Pemilu.

Kapolda mengaku telah menyiapkan delapan konsep kesiapan pengamanan yang selanjutnya disebut Asta Siap.

Meskipun demikian, Kapolda berpesan kepada para personel Polri di Polda Bali agar terus menjaga situasi kamtibmas.

Kapolda juga mengajak seluruh peserta FGD baik penyelenggara pemilu, pengawas, peserta pemilu, pemerintah daerah untuk turut menjaga situasi Kamtibmas di wilayahnya sehingga potensi kerawanan yang ada tidak semakin berkembang menjadi gangguan nyata.

Kapolda Bali juga mewanti-wanti jajaran Kapolres/Kapolresta khususnya Kapolres Karangasem untuk terus mengupayakan kegiatan-kegiatan preventif mengingat ada beberapa peristiwa hukum menonjol yang terjadi di daerah itu belakangan.

"Saya berharap kepada Kapolres Karangasem untuk menyiapkan rencana pengamanan dan langkah-langkah antisipasi, jalin koordinasi dan kerja sama yang baik dengan TNI, pemerintah daerah dan penyelenggara Pemilu untuk mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas maupun gangguan Pemilu," katanya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Denpasar, Jumat.

Dia mengatakan Polda Bali siap mendukung KPU dalam kegiatan pengamanan dan pengawalan distribusi logistik pemilu serta Tim siber dari Ditreskrimsus Polda Bali untuk menangani adanya hoax maupun ujaran kebencian di media sosial.

Terkait dengan pemasangan APK, Kapolda Bali meminta kepada Kapolres Karangasem dan Bawaslu agar melakukan komunikasi dan koordinasi dengan parpol agar ...

Baca Seluruh Artikel

© Tunggik InBefore Theme 2026. Semua hak dilindungi undang-undang