Presiden Guatemala yang baru, Bernardo Arevalo, akhirnya dilantik Minggu (14/1) malam.
Dalam upacara yang penuh kemegahan, Arevalo juga dinyatakan sebagai Panglima Angkatan Darat negara tersebut.
Arevalo menghadapi perjuangan berat setelah terpilih, di mana jaksa agung negara tersebut mencoba menghalangi pelantikannya.
Dalam pidatonya di hadapan massa, Arevalo mengungkapkan perlunya angkatan bersenjata menjaga demokrasi di negara itu.
“Hari-hari ketika sektor kekuatan politik dan pejabat militer bersama-sama mendukung rezim otoriter telah berakhir. Para jenderal yang kini menjadi bagian dari komando tertinggi telah dipilih dan dievaluasi tidak hanya berdasarkan jalur profesional, tetapi juga komitmen mereka terhadap demokrasi,” ungkap Arevalo.
Arevalo memang memenangkan pemilu Guatemala dengan selisih yang besar, namun perjalanannya hingga dilantik sangat berliku.
Ia mengatakan bahwa d...

2 tahun yg lalu




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4605881/original/078388300_1696940944-20231010-Ganjil_Genap_Motor-ANG_2.jpg)


