Korea Utara secara resmi menutup sejumlah lembaga penting pemerintah yang bertugas mendorong kerja sama dan reunifikasi dengan Korea Selatan, demikian dilaporkan media pemerintah pada Selasa (16/1).
Keputusan itu diumumkan oleh parlemen Korea Utara, yang hanya menjadi alat justifikasi pemerintah, menurut Korean Central News Agency (KCNA). Keputusan itu diambil hanya beberapa minggu setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan bahwa upaya untuk melakukan rekonsoliasi dengan Korea Selatan merupakan sebuah “kesalahan.”
Hubungan antar kedua Korea sangat memburuk setahun belakangan, setelah peluncuran satelit mata-mata Pyongyang mendorong Seoul untuk menunda sebagian perjanjian militer tahun 2018 yang ditujukan untuk meredakan ketegangan.
Kim, yang menyebut Korea Selatan sebagai “musuh utama”, baru-baru ini menyatakan bahwa upaya untuk berdamai dan bersatu kembali dengan pesaingnya itu ...

2 tahun yg lalu




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4605881/original/078388300_1696940944-20231010-Ganjil_Genap_Motor-ANG_2.jpg)


