Jakarta -
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan hingga saat ini pemerintah terus mengebut proses tranformasi digital melalui pembangunan Government Technology (GovTech).
Pria yang akrab disapa Anas ini menyebut dengan adanya GovTech pemerintah dapat mengintegrasikan seluruh data atau situs layanan Kementerian/Lembagai (K/L) jadi satu portal nasional. Menurutnya keterpaduan layanan digital pemerintah itu akan terwujud tahun ini.
"Kondisi Indonesia saat ini menggambarkan kerumitan dan duplikasi berbagai layanan digital. Hal ini sangatlah tidak efisien. Maka dari itu, dibutuhkan satu portal layanan yang simpel, cepat, mudah, dan transparan. Ini yang saat ini sedang kita kerjakan bersama GovTech BUMN Peruri dan instansi terkait lainnya," kata Anas dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (26/1/2024).
Anas mengaku sebagai bukti keseriusan kerja pemerintah dalam menggarap transformasi digital, Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Di mana Perpres SPBE itu sendiri merupakan tindak lanjut Perpres No. 82/2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional yang sudah diundang-undangkan terlebih dahulu.
Lebih lanjut Anas menjelaskan untuk menciptakan layanan terpadu ini pihaknya telah menyiapkan GovTech yang akan membangun Digital Public Infrastructure (DPI). Nantinya DPI akan mengintegrasikan digital ID, data exchange, dan digital payment dalam pemberian layanan kepada masyarakat.
"Indonesia akan memasuki era baru pelayanan publik yang terintegrasi, single sign on, efisien, efektif, berbasis kebutuhan masyarakat/citizen centric dalam satu portal nasional terintegrasi, bukan lagi ...

2 tahun yg lalu





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4605881/original/078388300_1696940944-20231010-Ganjil_Genap_Motor-ANG_2.jpg)


