2 tahun yg lalu

Groundbreaking Rumah Contoh Disambut Antusias Warga Rempang

Jakarta -

BP Batam mulai melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan rumah contoh bagi warga terdampak Rempang Eco-City.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan dibangunnya rumah contoh ini menjadi bukti pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat. Adapun sebanyak 4 unit rumah contoh tipe 45 dan luas maksimal 500m2 akan dibangun dengan target pembangunan selama 90 hari.

"Tidak hanya rumah saja, fasilitas umum dan fasilitas sosial juga akan dibangun. Akses jalan masuk akan diperlebar, jalan lingkungan akan di aspal semua, pembangunan Pelabuhan dan dermaga, pembangunan sekolah mulai dari SD hingga SMA, kantor pelayanan pemerintah mulai dari kantor camat, polsek, koramil, puskesmas, kantor lurah, dan lainnya akan segera dibangun. Termasuk juga untuk rumah ibadah masjid dan gereja, serta lapangan bola juga akan dibangun," ujar Rudi dalam keterangannya, Selasa (16/1/2024).

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan melalui pembangunan rumah ini, pihaknya ingin membuat suatu contoh pembangunan rumah untuk masyarakat yang memadai, mulai dari nilai rumah dan fasilitas. Dengan begitu, jika terjadi pergeseran ke depannya, hal ini menjadi contoh pertama.

Rudi pun berharap masyarakat Rempang dapat tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan. Jika dalam pembangunan ini ada yang tidak tepat, lanjutnya, dapat disampaikan langsung kepadanya.

Selanjutnya, BP Batam akan membangun 961 rumah. Rudi mengatakan pihaknya diberi waktu satu tahun untuk menyelesaikannya. Mengenai status lahannya, ia menyebut lahan proyek ratusan unit rumah tersebut sudah berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik BP Batam.

Hadirnya pembangunan ini pun mendapat sambutan positif dari warga. Suharti, salah seorang warga Sembulang Tanjung yang telah bergeser ke hunian sementara Perumahan RCP b...

Baca Seluruh Artikel

© Tunggik InBefore Theme 2026. Semua hak dilindungi undang-undang