Filipina akan modernisasi pos-pos terdepan di perairan lepas pantainya dan membeli lebih banyak kapal, kata panglima militernya, Senin (15/1), sewaktu negara tersebut berupaya melawan meningkatnya keagresifan China di Laut China Selatan yang disengketakan.
Manila dan Beijing memiliki sejarah panjang sengketa wilayah maritim di jalur perairan tersebut, namun hubungan mereka memburuk akhir-akhir ini akibat serangkaian insiden yang melibatkan kapal-kapal dari kedua negara.
Panglima militer Filipina Jenderal Romeo Brawner mengatakan negaranya akan membangun lebih jauh “pulau-pulau dan terumbu-terumbu karang” yang dimilikinya.
Filipina memiliki pos terdepan di sembilan terumbu karang dan pulau di Kepulauan Spratly, yang terletak di Laut China Selatan.
Brawner mengatakan Pulau Thitu dan Pulau Nanshan termasuk di antara pulau-pulau yang fasilitasnya akan ditingkatkan dengan pemasangan mesin desalinasi dan perala...

2 tahun yg lalu




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4605881/original/078388300_1696940944-20231010-Ganjil_Genap_Motor-ANG_2.jpg)


