2 tahun yg lalu

Dunia Hari Ini: Hamas dan Israel Setujui Perpanjang Gencatan Senjata 2 Hari

Dunia Hari Ini kembali dengan rangkuman berita-berita utama dari seluruh dunia agar Anda bisa terus ter-update.

Laporan hari ini kami buka dengan perkembangan terbaru dari Jalur Gaza.

Periode gencatan senjata diperpanjang

Israel dan Hamas mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata selama dua hari, sebagai tambahan dari empat hari.

Qatar yang merupakan mediator dari keduanya mengumumkan perjanjian tersebut, yang dianggap akan meringankan beban ratusan ribu warga Palestina yang terlantar di Jalur Gaza.

Gedung Putih mengatakan akan membebaskan 20 sandera tambahan yang ditahan oleh Hamas, sementara pihak militer Israel mengatakan 11 sandera telah diserahkan ke Palang Merah di Gaza dan sudah tiba di Israel.

Sementara itu, dalam pertemuan di Spanyol, negara-negara Arab dan Eropa menyepakati perlunya solusi dua negara bagi Israel dan Palestina.

Kelahiran badak langka di Sumatra

Suaka Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas merayakan kelahiran anak badak sumatra yang terancam punah, yang saat ini hanya berjumlah kurang dari 50 ekor.

Badak yang belum diberi nama tersebut lahir dengan bobot 25 kilogram akhir pekan kemarin dan menjadi kelahiran kedua di Indonesia pada tahun ini.

Induknya bernama Delilah, sementara ayahnya bernama Harapan adalah badak sumatera terakhir di dunia yang dipulangkan ke Indonesia.

Kedatangan Harapan dari Kebun Binatang Cincinnati di Amerika Serikat berarti seluruh populasi badak Sumatera kini hanya ada di Indonesia.

Sidang kompensasi keluarga korban MH370

Pengadilan Beijing sudah memulai sidang kompensasi bagi keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines MH370.

Dalam pengadilan, pihak penggugat menekankan sudah hampir satu dekade pesawat tersebut hilang secara misterius di Samudera Hindia.

Lebih dari 150 penumpang China berada dalam penerbangan dalam perjalanannya dari Kuala Lumpur ke Beijing pada tanggal 8 Maret 2014 tersebut.

Pihak penyidik Malaysia tidak mengesampingkan kemungkinan jika pesawat tersebut sengaja dialihkan dari jalurnya, dan puing-puing yang dipastikan atau diyakini berasal dari pesawat tersebut terdampar di sepanjang pantai Afrika dan di pulau-pulau di Samudera Hindia.

Para kerabat penumpang menuntut kompensasi dari Malaysia Airlines, Boeing, pembuat mesin pesawat Rolls-Royce dan grup asuransi Allianz.

<...
Baca Seluruh Artikel

© Tunggik InBefore Theme 2026. Semua hak dilindungi undang-undang