2 tahun yg lalu

Candi Penataran: Keajaiban Sejarah Hindu di Lereng Gunung Kelud

Candi Penataran, juga dikenal sebagai Candi Palah, adalah sebuah kompleks candi Hindu Siwa yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Dibangun pada periode pemerintahan Raja Srengga pada abad ke-12, candi ini merupakan salah satu kompleks candi Hindu terluas dan termegah di Jawa Timur. Dalam tulisan ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang sejarah, arsitektur, dan makna budaya dari Candi Penataran.

Sejarah Candi Penataran

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Candi Penataran memiliki sejarah yang kaya dan beragam.

Dibangun pada masa Kerajaan Kediri, candi ini digunakan untuk upacara pemujaan guna menangkal bahaya Gunung Kelud, yang terletak di sebelah barat daya candi.

Pada masa Kerajaan Majapahit, Candi Penataran masih digunakan untuk keperluan keagamaan, seperti yang tercatat dalam Kitab Negarakertagama.

Kitab Negarakertagama mencatat bahwa Raja Hayam Wuruk dari Majapahit pernah mengunjungi Candi Penataran dalam perjalanannya keliling Jawa Timur.

Dia melakukan pemujaan terhadap Hyang Acalapat, perwujudan Siwa sebagai Girindra atau Dewa Penguasa Gunung.

Nama Girindra dalam Kitab Negarakertagama memiliki kemiripan dengan gelar Ken Arok saat menjadi Raja Singasari.

Ini memunculkan debat di kalangan ahli tentang apakah Candi Penataran adalah tempat pendharmaan atau perabuan Ken Arok.

Selain itu, catatan Sunda abad ke-15 yang mencatat perjalanan bangsawan Kerajaan Sunda bernama Bujangga Manik juga mengaitkan Candi Penataran dengan aktivitas belajar agama dan ziarah.

Namun, candi ini juga digunakan oleh peziarah untuk tujuan duniawi.

Setelah berabad-abad tidak terawat, Candi Penataran pertama kali ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles pada tahun 1815, yang merupakan seorang administrator kolonial Inggris di Jawa.

...

Baca Seluruh Artikel

© Tunggik InBefore Theme 2026. Semua hak dilindungi undang-undang