Amerika Serikat pada hari Rabu (18/1) memasukkan kembali pemberontak Houthi Yaman ke dalam daftar khusus teroris dunia. Selain serangan militer Amerika, AS memberlakukan sanksi keuangan dalam upaya terbaru pemerintahan Biden untuk menghentikan serangan militan itu terhadap pelayaran untuk perdagangan dunia.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby mengatakan, “Kami mengambil tindakan ini karena serangan mereka yang terus-menerus dan tidak pandang bulu terhadap kapal-kapal yang transit di Laut Merah dan Teluk Aden,” kata Kirby kepada wartawan, hari Rabu.
“Serangan-serangan itu contoh nyata terorisme, pelanggaran hukum internasional, dan ancaman besar terhadap nyawa orang tak berdosa dan perdagangan dunia,” tambahnya.
Para pejabat AS mengatakan, mereka akan menyusun penalti keuangan yang akan meminimalkan kerugian terhadap 32 juta penduduk Yaman. Rakyat Yaman termasuk di antara kelompok termi...

2 tahun yg lalu




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4605881/original/078388300_1696940944-20231010-Ganjil_Genap_Motor-ANG_2.jpg)


