2 tahun yg lalu

Update Terkini Gaza: Israel Kian Brutal, AS Plintat-plintut

Kepulan asaap saat serangan militer Israel di perbatasan Jalur Gaza, Senin, 13/9/2023). Jack Guez / AFP) Foto: Kepulan asaap saat serangan militer Israel di perbatasan Jalur Gaza, Senin, 13/9/2023). Jack Guez / AFP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertempuran terus berkobar di Gaza, lebih dari lima minggu setelah serangan mengejutkan Hamas pada 7 Oktober yang memicu tanggapan keras dari Israel yang telah berjanji untuk menghancurkan kelompok militan Palestina tersebut.

Menurut pejabat Israel, sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, tewas di Israel dalam serangan itu dan sekitar 240 orang disandera. Militer Israel mengatakan 47 tentaranya tewas di Gaza.

Sementara itu, pejabat kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas, di Gaza, menewaskan 11.320 orang, sebagian besar warga sipil, tewas.

Kuburan Massal

Terbaru, rumah sakit utama di Gaza terpaksa menguburkan puluhan pasien yang meninggal di kuburan massal, sementara ribuan warga Palestina terjebak di dalamnya akibat pertempuran sengit.

Ketika pasukan Israel berada di gerbang rumah sakit Al-Shifa, pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendapat tekanan tinggi untuk menjamin pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas.

Keluarga dari mereka yang ditangkap oleh Hamas menuntut pemerintah menandatangani kesepakatan "malam ini" agar para tawanan dibebaskan, sementara negosiasi tampaknya mengalami kemajuan di balik layar.

Di Al-Shifa, rumah sakit terbesar di Gaza, para dokter mengatakan pasien dan orang-orang yang berlindung terdampar dalam kondisi yang mengerikan di fasilitas tersebut, yang menurut Israel terletak di atas markas komando bawah tanah Hamas - sebuah tuduhan yang dibantah oleh kelompok militan tersebut.

"Ada banyak jenazah berserakan di kompleks rumah sakit dan tidak ada listrik lagi di kamar mayat," kata direktur rumah sakit Al-Shifa Mohammad Abu Salmiya, seraya menambahkan bahwa sejauh ini 179 jenazah telah dikebumikan...

Baca Seluruh Artikel