BPR Karya Remaja Indramayu ditutup akibat adanya fraud atau penipuan dari manajemen. Kini pelakunya sudah dijatuhi hukuman. Untuk mengembalikan seluruh dana milik 25 ribu nasabah, LPS telah menggelontorkan dana yang totalnya mencapai Rp 280 miliar.
Penggantian uang ini memberikan kepastian bagi ribuan nasabah terkait penjaminan simpanan mereka. Salah satunya Nadlatul Falah, pemilik toko material yang menjadi salah satu korban BPR KRI. Simpanannya sempat tak bisa ditarik, padahal diperlukan untuk membayar tukang dan sales di tokonya.
Terkait kasus kejahatan perbankan oleh manajemen, dia juga meminta pelaku dan pihak yang bersalah dihukum.

2 tahun yg lalu




