REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa selawat merupakan cara untuk menjaga kebersamaan di tengah perbedaan politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Muzani berharap masyarakat bisa tetap guyub, meski berbeda pilihan menjelang tahun politik ini. Menurutnya, perbedaan pilihan politik adalah hal yang biasa dalam demokrasi.
"Maka itu menjelang tahun politik, meski kita berbeda pilihan kita harus tetap jaga kebaikan, jaga persatuan. Jika tetangga kita ada berbuat kurang baik maka kita harus tetap berbuat baik. Selawat adalah cara kita untuk menjaga kebersamaan, semua merasa masa depan kita akan lebih baik dengan kita menjaga selawat kita," kata Muzani dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat (17/11).
Hal itu disampaikan Muzani saat menghadiri Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA) Jawa Tengah Berselawat, di Alun-Alun Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (16/11). Kegiatan itu sekaligus melantik Pengurus GEMIRA Jawa Tengah.
GEMIRA merupakan sayap Partai Gerindra yang Ketua Umumnya diemban oleh Gus Irfan Yusuf Hasyim, cucu pendiri Nahdlatul Ulama K.H. Hasyim Asyari. Sementara itu, Sekjen GEMIRA dijabat oleh Sudarto.
"Insya Allah selawat akan memberikan kebaikan, kemudahan, dan keikhlasan kepada kita semua untuk selalu beribadah, berdoa untuk kebaikan diri kita terutama kebaikan untuk rakyat, bangsa, dan negara Indonesia," ujar Muzani.
Muzani juga menyampaikan salam hormat dari Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto kepada masyarakat Demak. Prabowo, kata Muzani, ingin berkunjung dan menyapa masyarakat Demak di kemudian hari.
Selain itu, Sekjen Partai Gerindra turut meminta kepada masyarakat Demak yang hadir untuk terus berselawat sebagai rasa syukur kepada Tuhan, termasuk mendoakan rakyat Palestina yang saat ini masih dalam ketakutan akibat agresi Israel.
"Ini adalah sebuah kesungguhan bangsa Indonesia dan umat Islam serta pemerintah Indonesia untuk ikut menjaga ketertiban dunia. Kita bersyukur masyarakat kita hari ini bersatu menjaga ukhuwah Islamiyah. Tidak mungkin kita berkumpul berselawat apabila tidak ada persatuan dan kerukunan di antara kita," ucap Muz...

2 tahun yg lalu




