Liputan6.com, Jakarta - Mobil listrik murah yang diniagakan PT Kurnia Motors memiliki masa tunggu alias inden yang cukup lama. Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi hal tersebut.
General Manager PT Kurnia Motors Rivaldi Andrinasyah menyampaikan, salah satu penyebabnya karena mobil listrik tersebut didatangkan langsung dari Tiongkok.
Terlebih lagi pengirimannya melalui jalur laut sehingga dibutuhkan kapal khusus untuk alasan keamanan. Dan kapal seperti ini memiliki kapasitas yang terbatas sehingga pengirimannya tidak bisa sekaligus banyak.
"Pengirimannya harus pakai kapal laut khusus DG9 Class (ruang khusus) karena space impor mobil listrik dengan baterai lithium lebih sedikit," terang General Manager PT Kurnia Motors Rivaldi Andrinasyah di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (5/12/2023).
Untuk diketahui, mobil listrik murah yang ditawarkan Kurnia Motors terdiri dari dua model, yakni K-Kooper, dan KX-Upgrade. Sejak diperkenalkan pada Mei 2023, pemesanan kedua model tersebut sudah mencapai 200 unit.
Kurnia Motors mengklaim, pihaknya baru melakukan pengiriman sebanyak 50 unit ke konsumen. Namun secara bertahap mereka terus melakukan pengiriman dan berupaya untuk mendatangkan unit lebih cepat guna memangkas waktu inden.
"Untuk mobil listrik kita saat ini K-Kooper dan KX-Upgrade inden 90 hari kerja, dan kami tetap usahakan secapatnya agar konsumen mendapatkan unit," ujar Rivaldi.
Lebih lanjut ia juga menyampaikan, pengiriman mobil listrik sebagai hadiah les bahasa asing di LKP EV Language Scholarship akan dilakukan dalam waktu dekat.
Seperti pada perjanjian awal, mobil listrik tersebut akan diserahkan setelah masa pembelajaran satu (1) tahun.

2 tahun yg lalu
