Liputan6.com, Jakarta - Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 resmi masuk pasar Indonesia. Motor sport listrik yang didatangkan langsung dari Jepang ini mengusung tagline 'Spark a New Era'. Disebutkan, kedua motor listrik ini setara dengan motor bermesin pembakaran internal satu silinder 125 cc.
"Sebagai pabrikan motor Jepang pertama di Indonesia yang memperkenalkan motor listrik dengan genre sport, kedua unit bisa memberikan idola dan harapan baru bagi Kawasaki Lovers. KMI terus berusaha memberikan sajian inovatif serta menarik perhatian untuk Kawasaki Lovers dan motorcycle enthusiast di Tanah Air," kata Michael C. Tanadhi, Head Sales & Promotion PT KMI.
Kendaraan listrik jalan raya pertama Kawasaki ditenagai motor listrik compact brushless yang menawarkan akselerasi off the line yang kuat dan respons low-end. Tingkat tenaga yang dapat dipilih berkontribusi pada kepercayaan diri pengendara.
Kekuatan Ninja dan Z EV ini cuma setara motor bensin 125 cc. Tenaga maksimal hanya 9,0 kW (12 PS) dari 2.600-4.000 rpm. Kemudian torsi puncak 40,5 Nm (4,1 kgf.m) sejak 0-1.600 rpm. Kecepatan bervariasi tergantung mode dijalankan. Tedapat dua pengaturan mode, ECO dan ROAD.
Ia juga memiliki fitur e-Boost. Namun untuk mencegah panas berlebih, pengoperasian dibatasi hingga 15 detik. Saat diaktifkan, akselerasi menjadi lebih kuat ketika throttle diputar, seketika kecepatan meningkat.
Ketika semua kondisi telah terpenuhi, indikator e-boost di tampilan instrumen akan berwarna abu-abu agar menunjukkan kesiapan tancap gas.
Buat mode ECO speed untuk Kawasaki Ninja e-1 dibatasi hingga 64 km/h (75 km/h with e-Boost). Sedang Z e-1 sebesar 62 km/h (72 km/h with e-Boost). Lalu gaya berkendara ROAD Ninja e-1 bisa capai 88 km/h (105 km/h with e-Boost). Sementara Z e-1 mencapai 85 km/h (101 km/h with e-Boost).
Semua tenaga yang dihasilkan berasal dari permanent magnet synchronous motor dan disokong lithium-ion battery pack. Nominal voltage mencapai 50,4 V dan berat baterai 11,5 kg per pack.
Untuk mengisi dari nol hingga penuh butuh tempo 3,7 jam. Kalau konsumen menggunakan double pack, artinya waktu pengecasan dikalikan dua.
Ada tiga opsi pilihan pengisian daya, di antaranya charging secara langsung tanpa charg...

2 tahun yg lalu
