Calon Presiden (Capres) nomor urut 1 Anies Baswedan mengatakan pemerintah harus berkolaborasi aktif dengan pelaku usaha demi menghasilkan pengelolaan dan regulasi yang kondusif untuk membangun perekonomian nasional.
Menurutnya, kolaborasi yang tepat adalah pemerintah berwenang untuk mengeluarkan kebijakan, namun tetap melibatkan pelaku usaha seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dalam setiap proses penyusunannya. Itu yang menurutnya saat ini masih belum berjalan baik.
"Prinsip kolaborasi artinya pemerintah yang memang memegang kewenangan, tetapi dalam menyusun kebijakan bukan hanya mengundang untuk partisipasi, melainkan kolaborasi. Jadi, kolaborasi itu satu level di atas partisipasi," ujar Anies setelah menghadiri Debat Bersama Kadin Menuju Indonesia Emas 2045 di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (11/1) malam.
Baca juga: Survei: Program Makan Siang-Susu Gratis Prabowo-Gibran tidak Terlalu Penting, Mengapa?
Melalui kolaborasi, kata dia, ada proses timbal balik dari gagasan yang dimiliki pemerintah dan pelaku usaha.
"Jadi, intinya bagi kami, Kadin itu adalah sebuah entitas bersama untuk kebutuhan administrasi dan manajemen baik di pusat maupub daerah," tuturnya.
Baca juga: Anies Harap Pengusaha Nasional Mempesona di Negeri Orang
Kolaborasi itu, kata mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut, juga akan turut mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkesinambungan ke depan. (Ant/Z-11)






