Liputan6.com, Washington - Mantan ibu negara Amerika Serikat (AS) Rosalynn Carter mulai menjalani hospice care di rumahnya di Plains, Georgia. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Carter Center pada Jumat (17/11/2023).
Rosalynn adalah istri dari presiden ke-39 AS Jimmy Carter, yang menghuni Gedung Putih pada 1977-1981. Adapun hospice care adalah perawatan khusus bagi pasien, di mana tujuannya bukan lagi untuk menyembuhkan melainkan memperhatikan kualitas hidup sebelum pasien meninggal.
"Dia dan Presiden Carter menghabiskan waktu bersama beserta keluarga mereka. Keluarga Carter terus meminta privasi dan tetap bersyukur atas curahan cinta dan dukungan," kata Jason Carter, cucu Jimmy Carter, dalam pernyataan yang dirilis oleh Carter Center, seperti dilansir CNN, Sabtu (18/11).
Pada Mei, Carter Center mengumumkan bahwa Rosalynn didiagnosis menderita demensia. Rincian tambahan tentang kesehatan perempuan berusia 96 tahun itu tidak diungkapkan pada Jumat.
Mantan Presiden Jimmy Carter yang kini berusia 99 tahun memulai hospice care di rumah pada Februari setelah serangkaian rawat inap singkat di rumah sakit.
"Sungguh suatu berkah bahwa mereka bersama-sama dikelilingi oleh keluarga dan cinta," kata ibu negara AS Jill Biden kepada CNN pada Jumat.
Jimmy dan Rosalynn merayakan ulang tahun pernikahan mereka ke-77 pada Juli, di mana keduanya tercatat sebagai pasangan presiden-ibu negara yang paling lama terikat pernikahan. Memiliki latar belakang advokat kemanusiaan dan kesehatan mental, Rosalynn Carter mendirikan Carter Center bersama suaminya pasca-kepresidenannya dengan harapan memajukan perdamaian dan kesehatan dunia.
Bersama-sama, mereka melakukan perjalanan ke titik-titik panas di seluruh dunia, termasuk Kuba, Sudan, dan Korea Utara, memantau pemilu dan berupaya memberantas penyakit cacing Guinea serta penyakit tropis terabaikan lainnya. Jimmy Carter memenangkan Nobel Perdamaian pada tahun 2002.

2 tahun yg lalu




