Liputan6.com, Jakarta- Masalah terus menghampir Manchester United. Di tengah prestasi tim yang loyo, Setan Merah kini kemungkinan harus ribut-ribut dengan Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani yang sempat ingin membeli klub yang bermarkas di Stadion Old Trafford itu.
Seperti diketahui Sheikh Jassim termasuk salah satu calon pembeli MU yang paling serius. Pria asal Qatar itu terlibat pembicaraan untuk memiliki MU sepenuhnya dari Februari sampai Oktober 2023 lalu.
Sayangnya Sheikh Jassim harus gigit jari. Keluarga Glazer berubah pikiran dan tidak jadi menjual MU sepenuhnya. Akhirnya Keluarga Glazer cuma melepas sebagaian kecil saham kepada investor. Sir Jim Ratcliffe yang akhirnya mendapatkan 25 persen saham Setan Merah.
MU pada pekan ini baru saja menyerahkan dokumen kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) untuk menjelaskan masuknya Ratcliffe sebagai investor baru dengan memiliki 25 persen saham. Celakanya dokumen tersebut menyinggung Sheikh Jassim.
The Red Devils menyatakan Sheikh Jassim batal jadi pemilik baru MU karena tidak bisa memberikan bukti pendanaan untuk membeli klub 100 persen. Pernyataan ini membuat berang kubu Sheikh Jassim.
Tim yang berada dibalik penawaran Sheikh Jassim membeli MU langsung membantah pernyataan MU tersebut. Mereka bersikeras telah memenuhi harga yang diminta dan juga mampu memberikan bukti dana.
...
2 tahun yg lalu



