Liputan6.com, Tokyo - Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak menengah (IRBM) pada Minggu (14/1/2024), menandai peluncuran pertamanya pada tahun ini. Kementerian Pertahanan Jepang mengonfirmasi bahwa rudal jatuh di perairan di luar Zona Ekonomi Esklusif (ZEE) Jepang.
Militer Korea Selatan memastikan bahwa rudal yang diluncurkan adalah IRBM dan menempuh jarak sekitar 1.000 km sebelum jatuh. Demikian seperti dilansir Japan Times.
Kementerian Pertahanan Jepang tidak segera mengidentifikasi jenis rudal, namun mereka mengatakan rudal tersebut telah menempuh jarak sekitar 500 km dan mencapai ketinggian maksimum sekitar 50 km. Alasan perbedaan dengan laporan Korea Selatan belum jelas.
Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, IRBM memiliki jangkauan hingga 5.000 km, yang akan menempatkan wilayah Guam di Amerika Serikat (AS) dalam jangkauan jika ditembakkan dari wilayah Korea Utara.
Guam adalah rumah...

2 tahun yg lalu




