2 tahun yg lalu

Kisah Anak Gaza: Pertama Mereka Bom Rumah Kakek, di Pengungsian Kami Dibom Lagi

Asap mengepul setelah serangan Israel, di Kota Gaza, Rabu (11/10/2023). Foto: Saleh Salem/REUTERS

Serangan udara meraung, rumah-rumah hancur dimusnahkan bom yang dilontarkan Israel di Gaza. Warga Gaza yang mengungsi pun tak luput dari serangan.

Nada Abu Hiya, anak Gaza yang berusia delapan tahun, telah mengalami tiga kali pengeboman sejak perang antara Hamas dan Israel berkecamuk 7 Oktober 2023.

“Pertama-tama mereka mengebom rumah kakek saya tempat kami tinggal (di Kota Gaza)," kata Nada kepada AFP, Jumat (17/11).

“Kemudian kami pergi ke Deir el-Balah, tempat kami dibom lagi," sambungnya.

Nada kemudian pindah ke pengungsian Nuseirat yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Deir el-Balah, Gaza tengah.

“Jadi kami datang ke sini dan mereka mengebom kami lagi," ucapnya.

Seorang wanita memeluk instalasi yang menampilkan simbolis mayat anak-anak Gaza di alun-alun Palestina di Kota Teheran, Iran, pada Senin (13/11/2023). Foto: Atta Kenare/AFP

Jumat pagi, sebuah pesawat Israel mengebom kamp Nuseirat, di Jalur Gaza tengah, menewaskan 18 orang, berdasarkan data dari pejabat kesehatan di pemerintahan yang dikelola Hamas.

Baca Seluruh Artikel