Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan 597 dari total 65.164 pelamar dosen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengajukan sanggah atas hasil seleksi yang telah diumumkan.
Plt. Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud Ristek Anang Ristanto menyebut sanggahan itu dikirim oleh ratusan pelamar lewat laman sscasn.bkn.go.id.
"Terdapat 597 sanggahan yang masuk dari peserta melalui aplikasi sscasn.bkn.go.id yang di antaranya membutuhkan proses verifikasi terkait kualifikasi pendidikan maupun terkait proses wawancara dan praktek mengajar," kata Anang kepada CNNIndonesia.com, Jumat (26/1).
Anang mengklaim telah menugasi Tim Inspektorat Jenderal untuk melakukan investigasi. Hasil investigasi itu nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan panitia dalam melakukan proses jawab sanggah.
Anang juga menyebut saat ini pihaknya telah menindaklanjuti dengan mengajukan permohonan perpanjangan jawab sanggah kepada Tim Panselnas.
"Hal ini untuk memastikan hasil seleksi akhir pasca-sanggah benar-benar sudah sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Sebelumya, ribuan orang protes terkait adanya dugaan manipulasi nilai dalam seleksi dosen CPNS. Seseorang bernama Agista Merin menginisiasi petisi dengan judul 'Menuntut Keadilan dan Transparansi Sistem Seleksi Dosen CPNS Kemendikbud' di change.org. Petisi itu telah diteken oleh 1.425 orang per hari ini pukul 17.50 WIB.
Menurut Agista, penilaian dua...

2 tahun yg lalu




