CNN Indonesia
Senin, 20 Nov 2023 07:45 WIB
Calon Presiden Ganjar Pranowo dan timnya menyambangi kediaman Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Minggu (19/11/2023). (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK), mengaku sepaham dengan penilaian calon presiden (capres) Ganjar Pranowo, bahwa penegakan hukum jeblok di era pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Menurutnya, nilai lima pantas diberikan untuk penegakan hukum di Indonesia jika berkaca pada beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini.
"Soal hukum ini ya seperti dikatakan, kalau di Makassar saya baca, Pak Ganjar mengatakan (memberi nilai) 5 gitu kan. Ya saya kira Anda juga mungkin sependapat itu, terutama karena suasana terakhir ini kan. Ini yang menentukan bangsa ke depan, sangat penting sekali," kata JK usai bertemu dengan Ganjar di kediamannya, Minggu (19/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK ingin bangsa dan negara ini aman, sehingga tujuan untuk mencapai Indonesia Emas 2045 bisa terwujud. Namun, kata dia, syaratnya adalah harus berlaku adil dan netral.
"Begitu tidak, maka bangsa ini akan mengalami masalah," ucapnya.
JK berpendapat visi Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud jika Pemilu 2024 dipenuhi dengan ketidaknetralan pemimpin d...

2 tahun yg lalu




