Jakarta -
Meluncur pada 2022 lalu, mobil listrik Wuling Air ev tampil beda dengan bentuknya yang mungil. Tak hanya dari bentuknya, mobil bermerek China ini juga memiliki sejumlah perbedaan pengoperasian dibanding mobil pada umumnya.
Banyak orang yang kaget atau kagok saat pertama kali menggunakan mobil ini. Misalnya adalah tidak adanya tombol start untuk menyalakan mesin, hingga bentuk tuas persneling yang berbeda. Sebelum beli mobil Wuling Air ev, ada baiknya kamu tahu hal-hal berikut ini.
Perbedaan Wuling Air ev dari Mobil Lain
Interior Wuling Air ev Foto: Dok. Wuling Motors
Berikut ini 7 hal tak biasa yang membuat Wuling Air ev berbeda dibandingkan mobil pada umumnya:
1. Tak Ada Tombol Start
Hal pertama yang berbeda adalah tidak adanya tombol start. Saat pertama masuk mobil ini, tak usah mencari-cari tombol start.
Langsung saja injak pedal rem, lalu posisikan transmisi ke D, dan nonaktifkan parking brake, maka mobil sudah bisa dijalankan.
Untuk mematikan, cukup keluar dari mobil dan kunci mobil, maka mesin otomatis akan mati. Atau kamu bisa memencet tombol off di bawah setir yang bersebelahan dengan tombol pembuka kap mesin.
2. Tuas Transmisi Berbentuk Bulat
Wuling Air ev tidak memiliki tuas transmisi seperti mobil matic lainnya. Mobil ini menggunakan 'Rotary Gear Selector' yang berbentuk kenop atau bulatan yang bisa diputar.
Putar kenop ke transmisi yang diinginkan, misalnya D untuk maju, R untuk mundur, N untuk ke posisi netral, atau P untuk parkir.
3. Injak Pedal Rem Lebih Dalam
Ketika macet di tanjakan atau turunan, kamu harus menginjak pedal rem lebih dalam agar mobil turun sendiri. Saat detikOto mencoba mobil ini, mobil masih bisa meluncur ketika rem diinjak sekedarnya.
Terlebih ketika kalian terbiasa menggunakan rem tangan manual, mungkin agak kaget ketika berhenti di tanjakan. Pada varian Long Range, menginjak pedal rem agak dalam juga dipakai untuk mengaktifkan fitur hill hold co...

2 tahun yg lalu
