REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Kelompok Houthi Yaman kembali menargetkan kapal dagang Amerika Serikat (AS) dengan rudal saat melintas di Laut Merah, Rabu (24/1/2024). Namun rudal Houthi berhasil ditembak jatuh oleh kapal perang AS yang bersiaga di wilayah perairan tersebut.
“Ada tiga rudal Houthi yang ditembakkan ke dua kapal dagang di Laut Merah bagian selatan. Satu rudal meleset dan dua lainnya ditembak jatuh oleh kapal perusak Angkatan Laut AS,” kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby, dikutip laman Al Arabiya.
“Ini jelas menggarisbawahi bahwa Houthi masih berniat melakukan serangan-serangan ini, yang berarti kita masih harus melakukan apa yang harus kita lakukan untuk melindungi pengiriman tersebut,” tambah Kirby.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan rudal-rudal Houthi ditembakkan ke arah kapal kontainer M/V Maersk Detroit yang berbendera, dimiliki, dan dioperasikan AS. Namun CENTCOM tidak menyebutkan kapal kedua yang menjadi sasaran. “Tidak ada laporan korban luka atau kerusakan pada kapal tersebut,” kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya Komando Pusat Angkatan Laut AS (NAVCENT) membantah klaim kelompok Houthi yang menyebut bahwa mereka berhasil menyerang kapal kargo militer berbendera Amerika, Ocean Jazz, di Teluk Aden. “Laporan teroris Houthi mengenai dugaan serangan yang berhasil terhadap ‘M/V Ocean Jazz’ jelas-jelas salah. NAVCENT telah menjaga komunikasi konstan dengan ‘M/V Ocean Jazz’ selama transit yang aman,” kata NAVCENT pada Selasa (23/1/2024).
Pada Senin (22/1/2024) lalu, Houthi mengatakan telah menyerang kapal kargo militer Ocean Jazz di Teluk Aden. Houthi mengatakan, serangan tersebut merupakan balasan atas agresi Negeri Paman Sam ke Yaman.
“Angkatan bersenjata Yaman terus membalas setiap agresi Amerika ata...

2 tahun yg lalu




