Anggota Dewan Pengarah TKN Prabowo Gibran, Hashim Djojohadikusumo, memuji kinerja Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo. Menurutnya, Gibran adalah sosok pemimpin yang berani dan bersikap toleransi.
“Beberapa tahun lalu ada dua gereja di Kota Solo ditutup, disegel oleh radikal, oleh ekstremis, kelompok tertentu. Apa yang dilakukan? Ini anak muda, wali kota muda, ternyata dia bernyali, dia turun, langsung dia perintah, dia buka segelnya,” kata Hashim di acara relawan Prabowo-Gibran, ReJo Pro Gibran di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Rabu (15/11).
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra ini mencontohkan daerah lain yang juga mengalami hal serupa. Namun, tidak pernah diselesaikan.
Menurutnya, ada beberapa daerah yang dipimpin oleh kepala daerah yang berasal dari PDIP.
“Di Bekasi ada gereja namanya HKBP Filadelfia. Waktu itu ditutup dan waktu itu wali kota siapa? Wali kota dari PDIP. Namanya Pak Mochtar Muhammad,” kata dia.
“Selama dia walkot, gereja itu ditutup dan tetap tutup, tertutup. Itu PDIP. Penguasa daerah. Gereja ditutup dan sampai dia masa jabata...

2 tahun yg lalu




