Jakarta – Mahfud MD, Menkopolhukam yang juga cawapres nomor urut 3, menyampaikan paparannya tentang penegakan hukum. Mahfud memang diketahui sebagai salah satu pakar hukum, pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi atau MK.
Mahfud MD memaparkan pandangan Penegakan Hukum: Jembatan Menuju Indonesia Emas 2045, saat menjadi pembicara pada MNC Forum LXXIII (73rd) di Jakarta Concert Hall, MNC Center, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa kemarin.
Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas pada 2045 susah untuk terwujud kalau penegakan hukumnya tidak berjalan dengan benar. Bahkan negara maju sekalipun, kata dia, bisa runtuh apabila terjadi kesalahan-kesalahan dan semakin melemahnya hukum.
"Pertama, terjadi pelanggaran hukum secara besar-besaran, berarti ada disorientasi terhadap ideologi," kata Mahfud.
"Yang kedua, misorientasi terhadap hukum, itu akan terjadi public distrust. Ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintahnya," lanjutnya.
Dalam situasi demikian, bisa saja masyarakat melakukan pembangkangan terhadap pemerintahan mereka. Ini karena yang dilakukan pemerintah berbuat seenaknya.
"Kalau mula-mulanya pemerintah seenaknya, terus-terusan orang nggak percaya. Setiap dibilang bohong, lalu orang akan melakukan perlawanan, pembangkangan, nah kalau sudah terjadi, bubar negara itu," jelas dia.
Apa yang disampaikan Mahfud tersebut, mendapat atensi dan pujian dari Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Hadir juga Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesoedibjo.
"Jadi apa yang disampaikan tadi sangat bagus dan semua puas," kata Hary Tanoesoedibjo.
Selain pandangannya yang sangat bagus terhadap penegakan hukum, Hary Tanoe juga menyebut Mahfud MD sudah makan banyak pengalaman bidang hukum. Untuk itu, dengan modal tersebut Hary Tanoe berharap Mahfud menjadi Wapres RI 2024-2029.
"Kita sangat berharap beliau jadi Wapres, karena Indonesia kalau mau bagus, penegakan hukum, penegakan korupsi, harus betul-betul berjalan dengan baik dalam artian sesungguhnya," tegas Ketua Umum Partai Perindo it...

2 tahun yg lalu





