CNN Indonesia
Senin, 20 Nov 2023 11:23 WIB
Rumah Firli Bahuri di Perumahan Villa Galaxy, Bekasi, Jawa Barat yang digeledah Polisi, Kamis (26/10). (Foto: Arsip Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebut penyidik kepolisian mengantongi tiga alamat yang salah saat menggeledah rumahnya di Villa Galaxy, Bekasi, Jawa Barat pada 26 Oktober lalu.
Firli mengatakan penggeledahan dilakukan pada pukul 11.00-15.35 WIB. Ia menyebut tidak ada barang yang disita dalam penggeledahan tersebut. Pensiunan kepolisian jenderal bintang tiga itu mengatakan penggeledahan disaksikan oleh sejumlah pihak, termasuk Ketua RT setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan juga kami menerima surat izin penggeledahan yang saat itu tertuju dengan untuk lima rumah. Sedangkan yang tiga rumah lain alamatnya salah dan bukan rumah saya. Rekan-rekan pasti mengikuti ada tiga rumah yang menjadi sosortan, dianggap rumah Firli, padahal itu bukan rumah Firli," ujar Firli dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/11).
"Tentulah para pihak yang memiliki rumah menyampaikan keberatan kepada saya dan kepada yang melakukan penggeledahan. Sampai hari ini pun yang bersangkutan juga merasa tidak nyaman," sambung Firli.
Selain itu, Firli juga menjabarkan hasil penggeledahan penyidik di rumah sewanya di Kertanegara Nomor 46 Jakarta Selatan. Ia menyebut ada tiga barang yang disita. Firli mengaku tidak pernah meliha...

2 tahun yg lalu




