BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor beberapa komoditas unggulan Indonesia seperti batu bara, besi dan baja serta minyak kelapa sawit bergerak bervariasi untuk Desember 2023.
Ketiga komoditas ini memberikan share atau pangsa pasar sekitar 30,06% dari total ekspor non migas Indonesia pada Desember 2023.
Nilai ekspor batu bara serta besi dan baja mengalami kenaikan secara bulanan. Sedangkan pada minyak kelapa sawit mengalami penurunan.
Baca juga : Tantangan Ekonomi Indonesia di 2024 Dinilai Lebih Tinggi
Nilai ekspor batu bara naik sebesar USD 262,77 juta atau naik 9,60%, sejalan dengan peningkatan volumenya yaitu sebesar 6,26%. Kenaikan juga terjadi pada nilai ekspor besi dan baja, didorong oleh kenaikan volume ekspor pada Desember 2023 naik 13,14%.
"Sementara untuk komoditas minyak kelapa sawit, nilai ekspornya turun 28,73% secara bulanan (mtm), yang didorong oleh penurunan volume ekspor dan sejalan dengan penurunan harga CPO di pasar internasional," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, Senin (15/1/2024).
Baca juga : 10 Manfaat Bauksit bagi Kehidupan Manusia
Berdasarkan Negara Tujuan
Berdasarkan tiga negara tujuan utama ekspor terbesar untuk non migas yaitu ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India. Ketiganya mencakup 46,17% da...





