2 tahun yg lalu

Dewan Keamanan PBB Serukan Jeda Kemanusiaan di Gaza untuk Beri Bantuan

Pertemuan Dewan Keamanan PBB di Nagorno-Karabakh, di markas besar PBB di New York City. Foto: Bryan R. Smith / AFP

Dewan Keamanan PBB sepakat menyetujui usulan Malta untuk mendesak adanya jeda kemanusiaan dalam serangan Israel di Jalur Gaza, Palestina, selama "jumlah hari yang cukup" pada rapat yang digelar Rabu (16/11). Mereka juga mendorong agar bantuan kemanusiaan bisa masuk ke Jalur Gaza.

Dilansir Reuters, Amerika Serikat, Rusia, dan Inggris yang punya hak veto memilih abstain dalam resolusi yang dirancang oleh Malta. Sedangkan 12 anggota sisanya memberikan suara mendukung.

Dikutip dari Middle East Eye, ketiga negara pemilik hak veto itu menilai jeda kemanusiaan dianggap kurang formal dan durasinya lebih pendek dibandingkan gencatan senjata. Selain itu, hal ini juga harus disepakati oleh kedua belah pihak, dalam hal ini Israel dan Palestina.

"Perlu ada jeda dan koridor kemanusiaan yang mendesak dan diperpanjang di seluruh Jalur Gaza selama beberapa hari untuk memungkinkan akses kemanusiaan bisa masuk secara penuh, cepat, aman, dan tanpa hambatan," begitu isi resolusi Malta yang disetujui.

Dalam resolusi Malta ini, Dewan Keamanan PBB menuntut agar ada kepatuhan terhadap hukum internasional, khususnya soal perlindungan warga sipil. Dalam resolusi ini juga diserukan agar warga sipil di Gaza tak lagi dihalangi untuk mendapatkan layanan dasar dan bantuan kemanusiaan untuk kelangsungan hidup mereka.

G...
Baca Seluruh Artikel