2 tahun yg lalu

Cerita Gibran hingga Mardiono saat Kaesang Bersimpuh Hampiri Megawati

Jakarta, CNN Indonesia --

Beredar video calon wakil presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka mendampingi adiknya sekaligus Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menghampiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang duduk di samping Ganjar Pranowo.

Momen itu terjadi sesaat sebelum pengundian nomor urut capres-cawapres Pilpres 2024 di Kantor KPU RI, Jakarta Selasa (14/11). Saat itu, Kaesang hadir sebagai Ketua Umum PSI dengan jaket merah.

Ketika sudah berada di hadapan Megawati yang duduk di kursi, Kaesang terlihat duduk bersimpuh. Dia bicara seraya menjulurkan tangannya. Akan tetapi, mereka tidak bersalaman. Narasi serta komentar yang beredar di sosial media lantas menganggap Megawati menolak untuk bersalaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan Kaesang menceritakan pengalamannya menjadi Ketua Umum PSI saat menghampiri Megawati.

"Ya, Mas Kaesang cerita menjadi Ketua Umum PSI. Itu aja," kata Hasto di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (14/11).

Megawati pun menyampaikan ucapan selamat kepada Kaesang atas pencapaiannya sebagai Ketua Umum PSI.

"Terus salaman, kita sama-sama, selamat menjadi Ketua Umum PSI. Kan, sudah tahu, sudah diberitakan," ucapnya.

Terpisah, Gibran angkat suara mengenai gestur Kaesang yang duduk bersimpuh di hadapan Megawati yang duduk di kursi. Gibran mengatakan dari dulu memang seperti itu.

"Kita memang dari dulu begitu dengan Bu Mega," kata Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (15/11).

Gibran mengatakan tak ada penolakan dari Megawati seperti yang dinarasikan di sosial media.

"Enggak ada penolakan kok," kata Gibran.

Gibran meminta agar publik tidak mudah percaya dengan video yang beredar serta narasi yang disebar di media sosial.

"Beliau (Megawati) sangat baik. Masih menerima kami, dari saya, Kaesang, Pak Prabowo, semua diterima en...

Baca Seluruh Artikel