Bawaslu mengusut video berisi para ASN di Boyolali mengembalikan iuran yang sempat dikumpulkan untuk kerja-kerja pemenangan capres tertentu (CNN Indonesia/Lalu Rahadian)
Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali, Jawa Tengah menelusuri dugaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengumpulkan uang untuk memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres.
Hal itu diungkapkan Komisioner Bawaslu Lolly Suhenty menyusul peredaran video berisi pengakuan ASN Boyolali tentang arahan bupati untuk memenangkan calon dari parpol tertentu di Pemilu 2024.
"Bawaslu Boyolali tengah menelusuri kebenaran video termaksud," kata Lolly kepada wartawan, Selasa (21/11).
Lolly mengatakan perkembangan hasil penelusuran tersebut akan dilaporkan Bawaslu Boyolali ke tingkat provinsi. Selanjutnya, diteruskan ke Bawaslu pusat.
"Perkembangannya akan mereka laporkan ke Bawaslu melalui Bawaslu Provinsi," ujarnya.
Dalam video yang beredar di media sosial terlihat belasan orang yang diduga ASN Boyolali berkumpul dalam satu ruangan.
Salah satu pria mengenakan kemeja berwarna hitam di depan ruangan nampak membacakan kesimpulan rapat. Salah satunya terkait pengembalian iuran.

2 tahun yg lalu





