CNN Indonesia
Senin, 20 Nov 2023 17:02 WIB
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan belum menemukan bukti keterlibatan aparat Polri dalam pemasangan sejumlah alat peraga kampanye (APK) seperti baliho partai di sejumlah daerah.
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengakui pihaknya telah menerima laporan terkait keterlibatan aparat dalam pemasangan baliho partai, salah satunya di Jember. Namun, pihaknya saat ini masih melakukan investigasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemasangan alat peraga nih, yang kami ketahui di media itu kan di Jember. Kami sudah sampaikan kepada teman-teman Bawaslu Jember untuk melakukan investigasi terhadap hal tersebut," kata Bagja di kompleks parlemen, Senin (20/11).
Dia mengatakan saat ini masih menunggu laporan hasil pemantauan (LHP) hasil investigasi tersebut. Namun, berdasarkan temuan awal, tim di lapangan menurut Bagja belum menemukan bukti.
"Tapi menurut teman-teman ini belum, tidak, sampai sekarang belum terbukti adanya keterlibatan aparat kepolisian dalam pemasangan alat peraga partai yang disebutkan itu," kata dia.
Bagja mengatakan hingga saat ini pihaknya total menerima lebih dari 25 aduan dugaan pelanggaran pemilu. Jumlah itu hanya terkait pelanggaran administras...

2 tahun yg lalu




