Jakarta -
Tak sedikit yang menilai Marc Marquez digadang-gadang bisa tampil oke lagi saat berseragam Gresini Ducati. Tapi opini itu dibantah oleh Marquez.
Bukan tanpa alasan orang-orang melihat Marquez bisa kembali bertarung di grid terdepan. Marquez menunggangi motor superior di atas lintasan saat ini, Ducati. Ditambah dia bisa finis keempat dalam sesi post season test pada November 2023. Marquez hanya terpaut 0,171 detik dari Maverick Vinalez, yang jadi rider paling cepat.
Perkawinan antara Marc Marquez dan Ducati dinilai sebuah gebrakan. Orang-orang berekspektasi tinggi kepada Marquez. Tapi pebalap Spanyol itu justru tak punya pandangan demikian, Marquez menilai angan-angan itu ketinggian.
"Orang-orang di seluruh dunia punya harapan yang tinggi kepadaku, dan ini bagian dari tugasku untuk menyembunyikan semua ini. Ini sama sulitnya dengan sebelumnya, terlebih lagi setelah tiga tahun yang sulit... Itu sebabnya Anda tidak bisa menciptakan ekspektasi bahkan sebelum musim dimulai. Penting untuk melatih diri, melakukan pendekatan race demi race, karena ini akan membuat kami bekerja dengan lebih tenang," ujar Marquez dikutip dari Speedweek, Senin (15/1/2024).
Marquez pindah dari Honda, keluar dari masa-masa sulit. Baginya bukan perkara mudah untuk kembali meraih kemenangan lagi. Apalagi sekarang MotoGP diisi pebalap muda yang mulai matang. Contohnya Pecco Bagnaia, secara beruntun menang dua kali juara dunia. Kini usianya terpaut enam tahun dari Marquez.
Kini publik sedang menanti apakah Marquez dapat menjinakkan Ducati Gresini barunya dengan cara yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya di Honda.
Selama berseragam Honda, penampilan Marquez benar-benar menghipnotis dunia. Marquez menjalani musim 11 tahun yang cemerlang bersama Honda dengan delapan gelar juara dunia balap moto...

2 tahun yg lalu



