JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) telah melakukan kajian pengembangan Coal Blending Facility (CBF) sebagai alternatif solusi mengatasi menurunnya cadangan batu bara.
Bekerja sama dengan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), PLN EPI akan memperkuat keandalan pasokan energi primer untuk pembangkit di PLN Grup.

Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara mengungkapkan, seiring meningkatnya krisis energi dunia, pasokan batu bara untuk pembangkit semakin terbatas.
Dalam hal ini PLN telah melakukan inovasi tata kelola energi primer untuk menjamin keandalan listrik nasional. Inovasi PLN melalui CBF dirasa tepat karena akan memasok batu bara dalam jumlah yang cukup, berkualitas baik dan tepat waktu.
"PLN EPI telah melakukan langkah-langkah strategis, salah satunya dengan penguatan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik untuk menjamin keandalan suplai listrik ke pelanggan," kata Iwan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (21/11/2023).

Dirinya melihat streamlining rantai pasok energi yang telah dibangun PLN akan semakin kokoh dengan adanya CBF. Termasuk kolaborasi dengan PT KBS yang akan membantu PLN memperoleh batubara dengan kalori yang sesuai melalui CBF dan menjamin pengiriman batubara tepat waktu.
Cara kerja CBF adalah dengan mencampur batu bara berkalori tinggi dan rendah sehingga mencapai kalori yang dibutuhkan pembangkit.

2 tahun yg lalu





