CNN Indonesia
Jumat, 17 Nov 2023 23:15 WIB
Presiden pertama RI Sukarno bersama istrinya, Ratna Sari Dewi saat di bandara Paris, Prancis, pada 1 Jul 1965. (AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) meminta sekitar 2.700 berkas terkait peristiwa sejarah Indonesia selama tahun 1965 dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) termasuk dari Badan Intelijen AS, CIA.
"Sudah kami deteksi ada 2.700 file. Ribuan arsip yang digitalnya sudah sebagian kami tarik, tapi beberapa masih ditutup," kata Kepala ANRI Imam Gunarto di Denpasar, Bali, Jumat (17/11) seperti dikutip dari Antara.
Imam menyebutkan arsip seputar waktu 1965 itu sejatinya sudah dibuka Arsip Nasional AS. Beberapa di antaranya terkait arsip tentang CIA, arsip Kedutaan Besar AS di Indonesia, hingga arsip Kementerian Luar Negeri AS.
Dia mengatakan pengumpulan arsip dari Amerika Serikat itu diharapkan dapat menyediakan sumber masa lalu yang lengkap sehingga dapat dipahami masyarakat Indonesia seutuhnya.
ANRI, lanjut dia, tidak memiliki tugas meluruskan suatu peristiwa sejarah yang diperkirakan diterima kurang utuh pada generasi saat ini.
Namun, pihaknya bertugas mengumpulkan sumber sejarah yang diharapkan menjadi bahan kajian peneliti hingga sejarawan terkait peristiwa yang terjadi pada tahun ter...

2 tahun yg lalu




