Foto: Militer Israel geledah Rumah Sakt (RS) Al Shifa di Gaza. (Israeli Army/Handout via REUTERS)
Jakarta, CNBC Indonesia - Tentara Israel mengeklaim rumah sakit di Gaza menyembunyikan jaringan operasi Hamas di bawah tanah. Namun, bukti-bukti yang ditemukan sejauh ini masih meragukan.
Sebelum rumah sakit Al-Shifa diserbu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berusaha keras untuk menggambarkan kompleks medis tersebut sebagai markas besar Hamas, tempat serangannya terhadap Israel direncanakan.
Bukti yang dihasilkan sejauh ini masih jauh dari kata meyakinkan. Video-video IDF hanya menunjukkan sedikit koleksi senjata kecil, sebagian besar berupa senapan serbu, yang ditemukan dari kompleks medis yang luas.
Hal ini memang menunjukkan ada kehadiran senjata, namun bukan pusat operasi rumit yang digambarkan dalam grafik animasi yang disajikan kepada media sebelum Al-Shifa diserbu, yang menggambarkan jaringan kamar bawah tanah yang kompleks.
Bahkan video yang diproduksi sejauh ini masih menimbulkan pertanyaan. Analisis BBC menemukan rekaman juru bicara IDF yang menunjukkan penemuan tas berisi senjata di belakang mesin pemindai MRI, telah direkam beberapa jam sebelum kedatangan jurnalis yang seharusnya dia tunjukkan.
Dalam video yang ditayangkan kemudian, jumlah senjata di dalam tas bertambah dua kali lipat. IDF mengeklaim video yang mereka temukan di rumah sakit belum diedit, direkam dalam sekali pengambilan, namun analisis BBC menemukan bahwa video tersebut telah diedit.
Militer Israel g...

2 tahun yg lalu




