Jakarta, CNN Indonesia --
Calon presiden Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan telah mengumumkan tim sukses dengan kekuatan dan karakternya masing-masing.
Pasangan nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, membentuk Timnas Pemenangan Amin. Tim itu dipimpin mantan jenderal TNI AU Muhammad Syaugi Alaydrus.
Timnas Amin merekrut sejumlah politisi dari partai-partai pendukung Anies-Cak Imin, yaitu PKS, NasDem, PKB. Tim itu juga mengikutsertakan sejumlah aktivis yang dikenal "anti-Jokowi", seperti Yusuf Muhammad Martak dan Muhammad Jumhur Hidayat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka membentuk Tim Kampanye Nasional (TKN). Tim itu dipimpin pengusaha yang juga mantan Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani.
Tim ini berisi 270 orang. Beberapa di antaranya adalah politisi kawakan seperti Ridwan Kamil dan Budiman Sudjatmiko. Ada pula "orang-orang Istana" seperti Luthfi bin Yahya, Wiranto, dan Juri Ardiantoro.
Adapun Ganjar Pranowo dan Mahfud MD membentuk Tim Pemenangan Nasional (TPN). Pebisnis Arsjad Rasjid didapuk sebagai ketua umum tim pemenangan.
Ganjar dan Mahfud menyertakan sejumlah tokoh purnawirawan di TPN, seperti mantan Panglima TNI Andika Perkasa dan mantan Wakapolri Gatot Eddy Pramono. Ada pula tokoh agama seperti Yenny Wahid dan Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.
Pengamat politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menilai struktur TPN Ganjar dan TKN Prabowo mirip. Dua tim itu sama-sama dipimpin pengusaha dan merekrut mantan loyalis Jokowi.
Ujang menilai komposisi itu demi merespons biaya tinggi pilpres. Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud butuh banyak uang untuk habis-habisan alias all out di Pilpres 2024.
"Pengusaha mungkin diharapkan bisa cari pemodalan. Biaya tinggi perlu pengusaha untuk mencari pendanaan kampanye," kata Ujang kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/11).
Sementara itu, Anies-Cak Imin dinilai ing...

2 tahun yg lalu




