RIYADH - Normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel telah menjadi tujuan utama Amerika Serikat (AS) sejak lama.
Melansir Center for International Studies (CIS), keinginan AS mendorong normalisasi hubungan Arab Saudi dan Israel yakni adanya potensi gagalnya hubungan AS dengan Arab Saudi.
Ide ini diduga dimulai dari pemerintahan Biden, ketika Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken, berangkat ke Riyadh, yang menyusul kunjungan Penasihat Keamanan Nasional, Jake Sullivan.
Mengutip United States Institute of Peace (USIP), Israel akan mendapat manfaat dari normalisasi hubungan dengan Arab Saudi. Pihak Arab Saudi akan melihat kepentingan mereka melalui penguatan kemitraan AS di bidang-bidang utama.
Tentu saja kesepakatan normalisasi hubungan ini perlu dikaji kembali, karena memiliki implikasi serius bagi masa depan. Implikasi tersebut di antaranya peran Tiongkok di Timur Tengah dan masa depan gerakan Palestina.
Apa saja dampak maupun efek yang akan dialami Israel-Arab Saudi? Berikut 3 efek jika kedua negara tersebut menormalisasi hubungan diplomatiknya.
1. Meningkatkan Manfaat dan Potensi Israel
Bagi Israel, menormalisasikan hubungannya Ara...

2 tahun yg lalu




