2 tahun yg lalu

100 Hari Perang Israel-Hamas, 85 Persen Penduduk Gaza Mengungsi dan Jurnalis Mesir Tewas

Liputan6.com, Gaza - Perang Israel-Hamas mencapai tonggak sejarah yang suram yaitu 100 hari pada Minggu 14 Januari 2024, dengan lebih banyak kematian warga sipil di Gaza, dan kerabat dari puluhan sandera masih menunggu kebebasan mereka.

Ada juga korban jiwa di Tepi Barat dan di perbatasan Israel-Lebanon.

Konflik tersebut, yang dipicu oleh serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel, telah menciptakan bencana kemanusiaan bagi 2,4 juta orang di Gaza yang dikuasai Hamas, PBB dan kelompok bantuan kemanusiaan memperingatkan, dan membuat sebagian besar wilayah pesisir menjadi puing-puing.

PBB mengatakan sekitar 85 persen penduduk wilayah Gaza telah mengungsi, memadati tempat penampungan dan berjuang untuk mendapatkan makanan, air, bahan bakar dan perawatan medis.

"Sudah 100 hari berlalu dan situasi kami sangat buruk," kata Mohammad Kahil, yang mengungsi ke Rafah, di Gaza selatan dekat Mesir, dari utara wilayah tersebut seperti dikutip dari Channel News Asia, Senin (15/1/2024).

"Tidak ada makanan, tidak ada air, tidak ada pemanas. Kami sekarat karena kedinginan."

Philippe Lazzarini, kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), mengatakan penyakit menyebar seiring dengan berjalannya waktu menuju kelaparan.

Kekerasan yang melibatkan kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran di Yaman, Lebanon, Irak dan Suriah telah meningkat sejak perang di Gaza dimulai pada awal Oktober 2023.

Meskipun konflik yang lebih luas sejauh ini telah dapat dicegah, kekhawatiran ...

Baca Seluruh Artikel