UNIVERSITAS Trisakti mengukuhkan empat guru besar dalam sidang terbuka Majelis Guru Besar yang digelar pada hari ini di Gedung D, Universitas Trisakti, Jl Kyai Tapa, Jakarta Barat.
Keempat guru besar itu yakni, Prof Dr Eleonora Sofilda SE MSi, Prof Dr Ir Rianti Dewi Sulamet Ariobimo ST MEng IPM, Prof Dr Elfrida Ratnawati Gultom SH MHum MKn, dan Prof Dr Bahtiar Usman SE MM CIFM CIERM.
Menurut Rektor Universitas Trisakti Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA, dikukuhkannya sekaligus empat guru besar pada awal tahun ini lantaran era lintas disiplin ilmu. Dengan dikukuhkannya empat guru besar sekaligus, maka Universitas Trisakti di mata publik akan lebih baik.
Baca juga: Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UGM
"Pada era lintas disiplin ini, di mata masyarakat sebagai universitas juga harus memberikan informasi dan mempertanggungjawabkan keilmuannya."
"Ada tanggung jawab publik, Universitas Trisakti tidak hanya memiliki satu keilmuan, tapi juga banyak ilmu," lanjutnya.
Menurutnya, para guru besar inilah yang nantinya memiliki tugas untuk mengembangkan keilmuan mereka pada masa depan. Apalagi, guru besar juga memiliki tanggung jawab dan solusi dari permasalahan bangsa.
"Kami lihat orasi empat guru besar pada hari ini menyampaikan pemikiran atau solusi terbaik permasalahan bangsa baik dari sisi ilmu teknologi, ekonomi, dan hukum," jelas Rektor.
Menurut dia, guru besar juga ikut berperan menjaga nilai luhur bangsa dan nilai luhur sebuah universitas.
"Diharapkan guru besar dapat menghasilkan para doktor karena guru besar yang mengembangkan ilmu, membimbing mahasiswa S3, sehingga akan memperbanyak kapasitas kampus dalam menghasilkan doktor baru," ujarnya.
Baca juga: Ubhara Jaya Kukuhkan Guru Besar Pertama di Bidang Ilmu Akuntansi Keuangan Kontemporer
Pengukuhan guru besar juga diharapkan menjadi magnet atau daya tarik bagi dosen-dosen lainnya menjadi guru besar.
"Pengukuhan ini memberikan optimisme baru dalam ...