Keroom -
Banyak tarian yang dimiliki Papua yang patut kamu saksikan langsung saat liburan ke sana. Salah satunya adalah Tari Kepala Panjang, tarian sakral yang bertujuan untuk menyembuhkan dari roh jahat.
Tari Kepala Panjang merupakan salah satu tarian sakral yang ada di Papua. Tarian ini milik Suku Draa, dari Distrik Yaffi di Kabupaten Keroom, Papua. Karena sakralnya tarian ini, tak sembarangan waktu bisa dipentaskan.
detikcom mendapatkan kesempatan langka itu. Tepatnya, saat datang ke Keroom untuk menyaksikan Festival Budaya Keroom. Salah satu yang mencuri perhatian di sana adalah Tari Kepala Panjang. Tak hanya dari segi visual saja, namun ada nilai sakral dari gerakannya yang sederhana.
"XXXXX (quote soal tarian itu dipentaskan di festival. Kalau ada pesan (misal penonton diminta berhati2 atau larangan lain, biar kesan mistisnya terasa)"
Tarian Kepala Panjang dari Keroom, Papua Foto: (Syanti Mustika/detikcom)
Tentang Tari Kepala Panjang
Bila traveler melihat penampilan dari para penari, secara nalar bisa dipahami kepala panjang yang dimaksud terlihat dari hiasan yang menjulang dari kepala para penari.
Untuk melakukan tarian ini harus dilakukan secara berpasang-pasangan. Uniknya, tak boleh pasangan penari tersebut berstatus suami istri.
"Menari harus berpasangan tetapi pasangannya tidak boleh suami atau saudara laki-laki. Pamali, bisa pusing," kata Yonece Waroembri, salah satu penari sekaligus warga Distrik Yaffi.
Tarian Kepala Panjang dari Keroom, Papua Foto: (Syanti Mustika/detikcom)
Dia menjelaskan bahwa Tarian Kepala Panjang ini berguna untuk menyembuhkan orang yang sakit karena gangguan roh atau jin. Jika ritual dilakukan dengan benar, si sakit akan langsung sembuh.
"Menarinya h...