Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah pakar dan lembaga masyarakat sipil meminta calon presiden dan wakil presiden terpilih di Pilpres 2024 menghentikan aktivitas pertambangan di pulau-pulau kecil.
Mereka menyampaikan itu dalam diskusi yang diselenggarakan Forest Watch Indonesia (FWI) dan Forum Akademisi Timur Melawan Tambang di Pulau Kecil menjelang debat keempat Pilpres 2024 pada Minggu (21/1).
Guru Besar Perencanaan dan Manajemen Hutan Universitas Pattimura, Agustinus Kastanya mengatakan pemerintah harus meninjau kembali aktivitas pertambangan di pulau-pulau kecil. Menurutnya, kondisi pulau-pulau kecil di Indonesia telah mengalami kerusakan yang sangat masif.
"Perlu ada peninjauan terhadap pembangunan terutama pertambangan di pulau kecil," kata Agustinus di Jakarta, Kamis (18/1).
Agustinus menekankan seluruh investasi juga harus terintegrasi dengan pembangunan berkelanjutan serta menjamin kesejahteraan masyarakat.
Guru Besar Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo, La Ode M Aslan menjelaskan regulasi ihwal pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil termaktub dalam UU No. 27/2007.
Tak ada satu poin pun dalam peraturan itu yang mengizinkan sektor pertambangan masuk ke pulau-pulau kecil.
Pasal 23 ayat (2) dengan tegas menyatakan pemanfaatan pulau-pulau kecil dan perairan di sekitarnya diprioritaskan untuk kepentingan konservasi, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan, budidaya laut, hingga pariwisata.
"Tidak ada dasarnya ek...