Menperin dukung Vietnam perkuat investasi di Indonesia

kedua negara telah sepakat bekerja sama di bidang ekosistem mobil listrik dan baterai, serta transisi energi

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung Vietnam untuk bisa memperkuat investasi di Indonesia, menyusul kesepakatan kerja sama yang dicapai dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke negara tersebut.

Dalam pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dengan Presiden Vietnam Vo Van Thuong, pada Jumat (12/1) di Istana Kepresidenan, Hanoi, Vietnam, Indonesia dan Vietnam menyepakati sejumlah kerja sama, di antaranya peningkatan target perdagangan baru.

“Selain itu, kedua negara telah sepakat bekerja sama di bidang ekosistem mobil listrik dan baterai, serta transisi energi,” kata Menperin Agus dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Menperin menambahkan, Presiden Jokowi menyambut baik komitmen investasi VinFast untuk membangun ekosistem mobil listrik dan baterai di Indonesia.

VinFast merupakan produsen otomotif asal Vietnam yang berencana berinvestasi sebesar 1,2 miliar dolar AS untuk memproduksi kendaraan listrik di Indonesia.

Baca juga: Presiden RI-PM Vietnam tetapkan target baru perdagangan bilateral

Baca juga: RI-Vietnam menyepakati target perdagangan 15 miliar dolar AS pada 2028

“Presiden meyakini bahwa investasi yang berasal dari Vietnam akan memperoleh kemudahan dan perlindungan yang baik, sehingga beliau mendorong perusahaan-perusahaan dari negara tersebut untuk memperkuat investasi di Indonesia,” kata Menperin.

Pada Kamis (11/1), Menperin telah bertemu dengan jajaran VinFast yang menyatakan minatnya untuk menggelontorkan dana guna pembangunan pabrik perusahaan tersebut di Indonesia.

Adapun insentif yang dapat diberikan kepada perusahaan industri kendaraan listrik tersebut meliputi fasilitas tax holiday, tax allowance, insentif bea masuk, serta insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).

Perusahaan bisa melakukan uji pasar dengan CBU impor denga...