Mampir ke Pabrik Cerutu di Jogja, Konon Tertua di Asia Tenggara

Yogyakarta -

Pabrik cerutu Taru Martani merupakan pabrik bersejarah di Jogja. Berdiri sejak 1918, pabrik cerutu ini diklaim sebagai yang tertua se-Asia Tenggara.

Pabrik cerutuTaru Martani terletak di Jalan Kompol BambangSuprapto,Gondokusuman, Yogyakarta.detikJogja sempat mampir ke sana dan melihat sejumlah lukisan dan foto pendiri pabrik yakni Adolphe Antoine Louis Marie Mignot.

Selain itu, ada pula sederet foto kunjungan tamu ke Taru Martani, di antaranya ada potret pejuang revolusi Kuba Ernesto 'Che' Guevara dan beberapa tokoh Indonesia.

Hingga saat ini, traveler juga dapat melihat aktivitas pegawai yang menjemur daun tembakau di belakang pabrik. Selain itu, ada pula proses pemisahan daun tembakau dari tulang daunnya.

Lalu tampak pula perempuan yang sibuk melinting cerutu dengan alat linting manual.

Pabrik cerutu Taru Martani 1918. Foto diambil Kamis (30/11/2023).Pabrik cerutu Taru Martani 1918. (Foto: Mahendra Lavidavayastama/detikJogja)

Kepala Divisi Produksi Taru Martani 1918, Adam Santosa menjelaskan jika perusahaan ini mulanya berada di Jalan Magelang, Jogja, pada tahun 1918. Perusahaan ini dulunya dimiliki oleh seseorang berkebangsaan Belanda keturunan Perancis.

"Jadi berdirinya (Taru Martani) tahun 1918 dulu dimiliki oleh pribadi bukan company. Awalnya di Jalan Magelang itu, pemiliknya bernama Adolphe Antoine Louis Marie Mignot, dia berkebangsaan Belanda tapi punya keturunan Perancis juga," kata Adam saat ditemui di Taru Martani, pada Kamis (30/11/2023).

Seiring berkembangnya waktu, pabrik cerutu ini mengalami perkembangan yang pesat dan Adolphe memutuskan untuk membeli tanah di daerah Baciro yang menjadi lokasi saat ini. Di kawasan Baciro inilah, Adolphe memutuskan untuk mendirikan perusahaan yang lebih besar pada 1921 dan diberi nama N.V. Negresco.

"Kemudian 1921 (pabrik) dipindahkan, dia (Adolphe) merasa bahwa perlu mendirikan perusahaan yang cukup besar maka dia beli tanah di daerah sini, Baciro dari dulu tanah itu seluas ini. Karena usahanya berkembang dengan baik, waktu itu (nama) perusahaan N.V. Negresco waktu itu," jelasnya.