Islam Mampu Mengatasi Judi Online pada Anak

Islam Mampu Mengatasi Judi Online Pada Anak

Rochma Ummu Satirah

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini judi online sudah sangat merajalela di kehidupan masyarakat Indonesia. Lebih parahnya lagi, judi online ini telah menjadi candu pula bagi sejumlah anak usia sekolah dasar. Sungguh hal ini menjadi hal yang sangat miris terjadi dan butuh penyelesaian yang segera.

Judi Online Menjangkiti Anak-anak

Dikutip dari okezone.com, Selasa, 28 November 2023, terungkap Laporan BBC Indonesia yang menyebutkan laporan terbaru bahwa PPATK menemukan 2,7 juta orang Indonesia terlibat judi online – sebanyak 2,1 juta di antaranya adalah ibu rumah tangga dan pelajar – dengan penghasilan di bawah Rp100.000. Pelajar yang disebut dalam hal ini adalah anak-anak dengan jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA dan mahasiswa.

Anak-anak yang terjerat judi online ini sangat dimudahkan oleh program dari judi online itu sendiri. Pasalnya saat ini untuk pasang taruhan atau deposit, tidak dibutuhkan uang dengan jumlah yang besar. Bahkan cukup dengan Rp10.000 saja, seseorang sudah bisa berjudi. Berbagai cara deposit juga turut mempermudah, bisa dengan kirim pulsa, dompet elektronik, uang elektronik, bahkan QRIS.

Tambahkan dari Budi Arie selaku Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo RI) mengatakan, saat ini Indonesia sedang darurat judi online. Sudah banyak anak-anak dan remaja yang menjadi korban judi online. Dikutip dari laman Kemendikbudristek, Selasa (28/11/2023), bermain judi online memiliki dampak negatif pada anak-anak.

Menurut dokter spesialis yang menangani anak-anak dengan kecanduan judi ini, mereka menunjukkan indikasi seperti lebih boros, uring-uringan, tidak bisa tidur dan makan menyendiri serta performa belajar terganggu.

Negara Harus Memberantas Judi

Siapa pun pasti mengetahui termasuk penguasa bahwa judi membawa malapetaka. Sayangnya pemberantasan perjudian terlihat dilakukan dengan setengah hati. Bagaimana tidak? hal ini bisa dilihat dari hasil identifikasi pusat p...