Ekonomi Hijau hingga Hilirisasi Digital, Sudah Tahu Arti Istilah-Istilah Berikut Ini?

Banyak istilah yang jadi perbincangan masyarakat jelang Pemilu 2024. GNFI merangkum istilah-istilah tersebut beserta artinya:

1. Ekonomi Hijau

  • Model pembangunan yang menyinergikan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas lingkungan
  • Didefinisikan juga sebagai ekonomi yang rendah karbon, pengelolaan sumber daya yang efisien, dan inklusif secara sosial
  • Green Jobs
  • Jenis pekerjaan yang ramah lingkungan, mendukung pelestarian lingkungan, dan menjaga keberlanjutan hidup mulai dari generasi sekarang sampai yang akan datang

2. Greenflation

  • Naiknya harga barang-barang ramah lingkungan akibat tingginya permintaan terhadap bahan bakunya, namun pasokannya tak mencukupi

3. Bioregional

  • Kawasan daratan dan perairan yang batas-batasnya tidak ditentukan oleh batas politik dan administratif, melainkan oleh batas geografis kelompok masyarakat dan sistem ekologis tertentu
  • Bentuk pendekatan terhadap pengelolaan sumber daya dan pengembangan yang menekankan keseimbangan antara manusia dan lingkungan

4. Smart Farming

  • Merupakan sistem pertanian pintar guna meningkatkan efisiensi serta produktivitas pertanian
  • Sistem ini menggunakan pendekatan teknologi digital, mekanisasi pertanian, hingga sistem pemasaran berbasis digital

5. Food Estate (Lumbung Pangan)pentahelix

  • Konsep pengembangan pangan terintegrasi yang meliputi pertanian, perkebunan, dan peternakan di sebuah kawasan
  • Bertujuan untuk mengamankan ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan berkualitas untuk masyarakat dan maksimalisasi produksi dalam negeri

6. LPF (Lithium Ferro Phosphate)

  • Merupakan baterai lithium-ion yang menggunakan LiFePO4 sebagai material katoda
  • Dianggap lebih rendah biaya, keamanan tinggi, tingkat toksik yang rendah, dan siklus hidup panjang
  • Banyak digunakan pada kendaraan listrik, handphone, dan back-up power

7. Pentahelix

  • Konsep kerja sama antara banyak pihak dalam pembangunan dan proses lainnya
  • Melibatkan kolaborasi lima unsur subjek atau stakeholder yaitu pemerintah, akademisi, pebisnis, komunitas, dan media...