Solo -
Hampir 30 tahun mangkrak, gedung bekas Hotel Cakra Solo kini disulap menjadi wahana rumah hantu terbesar se-Indonesia. Gedung terbengkalai ini kini ramai dikunjungi muda-mudi yang ingin menguji adrenalinnya.
Hotel Cakra sudah 28 tahun berhenti beroperasi. Dulunya, tempat ini menjadi titik pasukan Jepang hengkang dari Solo. Dikutip dari detikProperti, hal ini ditandai dengan prasasti perebutan kekuasaan Jepang dan pertempuran Kempetai yang tampak di bagian depan hotel.
Wahana rumah hantu di hotel yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, Solo, itu digelar oleh Paranormal Phenomenon Indonesia (PPI) mulai 30 November 2023 hingga 29 Januari 2024.
Ada alasan dibalik dipilihnya bangunan mangkrak ini jadi wahana rumah hantu. Permit PPI, Elma (57) mengatakan, eks Hotel Cakra terpilih karena menyimpan sejarah pertempuran Indonesia melawan Jepang.
"Jadi di gedung ini kan ada semacam riwayat perjuangan zaman dulu, bahwasanya di sini itu ada bunker tahanan Jepang waktu itu, terus kebetulan di sini juga ada prasastinya," kata Elma saat ditemui detikJateng, Selasa (5/12/2023).
Bekas Hotel Cakra yang dulu terbengkalai kini jadi wahana rumah hantu terbesar di Indonesia, Selasa (5/12/2023). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Ia menambahkan, adanya wahana rumah hantu ini pun menjadi ajakan bagi masyarakat Solo untuk bisa mencoba pengalaman baru yang bisa melatih kepercayaan dirinya.
"Selain itu juga yang lebih real-nya, ingin mengajak warga Solo dan sekitar semakin percaya diri kalau kita itu bisa mengatasi hal-hal seperti yang sering terjadi di sehari-hari," imbuhnya.
Persiapan untuk pengadaan wahana rumah hantu pun sudah dipikirkan pihak PPI sejak 4 bulan lalu. Riset-riset pun telah dilakukan. Usai mengetahui adanya hotel terbengkalai di Kota Solo yang terkenal dengan kesan horornya, dibangunlah wahana rumah hantu di atas gedung seluas 9.000 meter persegi tersebut.
"Memang niatnya kita cari tempat yang boleh dibilang se-angker mungkin dan dinyat...