Jakarta -
Ketika melihat ruang kelas di Taman Kanak-Kanak, Bunda mungkin melihat banyak mainan, alat peraga, dan kostum. Peralatan ini biasanya digunakan untuk bermain pura-pura atau pretend play.
Pretend play tidak kalah penting dari pelajaran berhitung dan ABC. Kegiatan ini dapat memberikan berbagai manfaat mulai dari meningkatkan kreativitas hingga mendorong pertumbuhan emosional anak.
Pretend play kerap juga disebut sebagai permainan dramatis. Ini adalah kesempatan bagi anak untuk mengekspresikan diri, terlibat dalam pemikiran kreatif, dan menerapkan keterampilan resolusi konflik.
Permainan ini juga sering disebut dengan permainan imajinatif. Apapun sebutannya, aktivitas ini melibatkan anak memerankan berbagai skenario untuk bermain atau bercerita.Manfaat pretend play yang jarang disadari
Melansir dari laman Parents dan Healthy Children, ada beberapa manfaat pretend play yang tidak disadari orang tua, Bunda. Kalau penasaran, berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:
1. Berpikir kreatif
Pretend play memungkinkan anak untuk mengekspresikan dan memerankan berbagai skenario. Ini bisa berupa adegan yang mereka buat ulang atau interaksi baru.
Membuat skenario bermain dengan orang lain membutuhkan imajinasi, Bunda. Imajinasi mereka tidak hanya akan menginspirasi adegan, namun juga menentukan bagaimana akhir ceritanya.
2. Komunikasi dan pengaturan diri
Menurut laman Parents, ketika anak berpura-pura menjadi astronot di luar angkasa atau bermain sekolah dengan teman-temannya, komunikasi dan pengaturan diri secara alami ikut berperan. Ini adal...