Jakarta -
Perjalanan ke tempat-tempat jauh menjadi lebih mudah dengan adanya teknologi transportasi pesawat yang memungkinkan penumpang untuk melakukan perjalanan jarak jauh dalam waktu singkat.
Dilansir dari OAG, pada tanggal 1 Januari 1914, penerbangan komersial perdana di dunia berangkat dari St. Petersburg, Florida, dan dalam waktu sekitar 30 menit mendarat di Tampa, Florida, melibas jarak sekitar 17 km.
Sejak saat itu, kemajuan teknologi penerbangan telah membuka kemungkinan untuk melakukan penerbangan non-stop dengan ribuan kilometer, dan hingga tahun 2023, terdapat daftar 10 penerbangan terpanjang di dunia mencakup tujuan Eropa, Asia, Amerika Utara, dan Timur Tengah.
Lantas, apa saja penerbangan non-stop terpanjang di dunia? Yuk, simak jawabannya disini!
10 Penerbangan Non-stop Terpanjang di Dunia
Dilansir dari laman Aerotime Hub, berikut ini 10 penerbangan non-stop terpanjang di dunia.
1. Singapore (SIN) - New York (JFK)
Penerbangan non-stop dari Singapura ke New York oleh Singapore Airlines menggunakan pesawat Airbus A350-900ULR memiliki waktu tempuh 18 jam 7 menit dengan jarak 9.537 mil atau sekitar 15.348 km.
Pesawat ini menawarkan tiga kelas kabin yaitu Ekonomi (92 kursi), Premium Ekonomi (94 kursi), dan Bisnis (67 kursi). Penumpang dapat menikmati hidangan istimewa dengan menu gourmet yang terinspirasi oleh masakan internasional.
2. Singapore (SIN) - Newark (EWR)
Penerbangan non-stop dari Singapura ke Newark oleh Singapore Airlines menggunakan pesawat Airbus A350-900ULR membutuhkan waktu 18 jam 25 menit untuk menempuh jarak 9.523 mil atau sekitar 15.325 km.
Layanan dan kelas kabin pada penerbangan ini sama seperti pada rute Singapura ke New York, termasuk Ekonomi, Premium Ekonomi, dan Bisnis.
3. Darwin (DRW) - London (LHR)
Penerbangan non-stop dari Darwin ke London oleh Qantas menggunakan pesawat Boeing 787-9 memerlukan waktu 17 jam 55 menit untuk menempuh jarak sejauh 8.620 mil atau 13.872 km.
Pesawat ini menawarkan kelas kabin yang modern termasuk kelas kabin Ekonomi (166 kursi), Premium Ekonomi (28 kursi), dan Bisnis (42 kursi).