JAKARTA - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkomitmen untuk meningkatkan jumlah Guru Besar.
“Kesuksesan meningkatkan jumlah Guru Besar atau Profesor, merupakan bagian dari komitmen UNS yang secara berkelanjutan menargetkan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi,” kata Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho usai mengukuhkan empat Guru Besar baru di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Selasa (16/1/2024).
Para Guru Besar usai dikukuhkan akan mempertaruhkan nama dan marwah keilmuannya, di mana pengabdian intelektualitasnya diharapkan mampu membangun jembatan antara disiplin ilmu dengan kemajuan masyarakat.
Menghadapi dinamika global yang terjadi saat ini, keilmuan harus mampu membumi dan tanggap serta responsif terhadap berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat.
Kesigapan ilmu pengetahuan terutama dalam menghadapi era dengan karakter ketidakpastianya, menuntut adanya fleksibililitas dan cara pandang yang transdisipliner.

Inilah tantangan berat bagi para Guru Besar jika ingin tetap eksis di tingkat global. Berpikir kritis, kreatif dan produktif dalam berkarya di ruang akademik saat ini, tidak bisa lagi dilakukan secara sendirian.
Seorang Profesor yang identik dengan ilmuwan dan cendekiawan seyogyanya harus mulai keluar dari zona nyamannya, dan tidak perlu merasa khawatir ilmuny...