Liputan6.com, Kyiv - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Kamis (30/11/2023) mengatakan perang dengan Rusia memasuki tahap baru, dan musim dingin diperkirakan akan mempersulit pertempuran setelah serangan balasan pada musim panas yang gagal membuahkan hasil yang diinginkan karena kekurangan senjata dan pasukan darat. Meski mengalami kemunduran, ia mengatakan Ukraina tidak akan menyerah.
"Kami memasuki tahap baru perang dan itu adalah fakta," ungkap Zelenskyy dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Associated Press di Kharkiv, Ukraina Timur Laut, setelah melakukan tur untuk meningkatkan moral di wilayah tersebut seperti dilansir VOA Indonesia, Sabtu (2/12).
"Musim dingin secara keseluruhan adalah fase baru perang," ujarnya seraya menambahkan, "Apakah saya puas? Dengar, kami tidak akan mundur."
Zelenskyy juga mengatakan ia khawatir perang Hamas Vs Israel di Gaza berpotensi membayangi konflik di Ukraina, dengan agenda politik yang saling bersaing dan sumber daya yang terbatas, yang akan mengurangi bantuan militer. Hal ini ditengarai akan sangat menghalangi kemampuan negaranya untuk menghadapi konfrontasi dengan Rusia.
Kekhawatirannya diperkuat oleh kekacauan politik yang pasti muncul pada tahun pemilihan umum di Amerika Serikat (AS) dan implikasinya terhadap kelanjutan bantuan ke negaranya.